Selasa, 19 November 2013

Kadar

"Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi, Yang menciptakan dan menyempurnakan (penciptaanNya), dan yang menentukan Kadar (masing-masing) dan menentukan petunjuk."
 (Qs: Al A'laa:1-3)

Setiap orang memiliki kadarnya masing-masing, karena Allah Sang Pencipta telah menentukan kadar makhluknya atas kehendak-Nya.

Setiap manusia tentu berbeda satu sama lainnya. Berbeda dari detik, menit, jam, tanggal, bulan dan tahun kelahirannya. Berbeda keluarga dan orang tuanya, berbeda zaman kehidupannya. 

Secara fisikly atau zahir juga berbeda satu sama lainnya. Ada yang sempurna dan ada yang kurang sempurna, ada yang berkulit putih, coklat, kuning, merah, hitam dan sebagainya....

Apalagi persoalan pekerjaan dan rezki, jodoh, maut tentulah berbeda. Berbagai urusan yang dikerjakan setiap haripun sangat berbeda. Kemudian tempat tinggal, harapan dan cita-cita juga berbeda.

Banyak sekali yang berbeda, namun Tuhan dari segala makhluk itu tetaplah Yang Maha Satu, Allah Subhanawata'alla. Di genggaman-Nya lah alam semesta ini, Dia yang Maha Besar yang Arsy berada diatas air diatas langit ketujuh. Dia yang memberi rezki kepada makhluknya termasuk kepada binatang yang bersembunyi didalam tanah sekalipun.

"Dan Dialah Allah (yang disembah), baik dilangit maupun di bumi, Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan. 
(Qs: Al An'aam:3)


Kehidupan dunia memang amat memperdayai kita. namun ingatlah, tidak ada yang luput dari pengetahuan Allah. Dia, Allah yang Maha Melihat apa yang kita kerjakan dan usahakan. Jika kita diberi harta atau dicukupkan rezki, maka Allah lah yang Maha Pemberi itu. Sebaliknya, jika kita dalam keadaan kesempitan harta dan rezki, maka Allah lah yang mengizinkan itu. Keadaan kita itu tidak lain hanyalah ujian semata. Maka tidak ada kata lain selain bertaqwa kepada-Nya.

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, dan kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik." 
(Qs: Ali Imran:14)


Diperkirakan manusia yang hidup saja dimuka bumi ini sekarang lebih dari 6 milyar jiwa, yang tersebar diberbagai negara, kota/kabupaten, kampung halaman dan sebagainya...

Tahukah kita..bahwa dari berbagai urusan-urusan manusia, termasuk urusan kita dan termasuk urusan saya yang menulis ini, yang dikerjakan hari demi hari akan naik kepada sisi Allah.

"Dan Dia lah Allah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu kembali. Sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari nikmat." 
(Qs: Al Hajj:66)


Yang naik ke sisi Allah adalah perbuatan-perbuatan dan amalan-amalan yang baik. Sekecil dan sebesar apapun perbuatan itu akan naik ke sisi Allah dan mendapatkan balasan dari-Nya. Begitu juga sebaliknya, perbuatan dan amalan buruk-pun akan mendapatkan balasannya. Tolok ukur dari perbuatan tersebut adalah Al Qur'an atau Al Furqan, pembeda, pembeda antara yang haq dan yang bathil.
 

"(Luqman berkata): Hai annakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. 
(Qs: Luqman:16)


"Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Qur'an) kepada hamba Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam. Yang kepunyaan Nya lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi Nya dalam kekuasaan (Nya). dan Dia telah menciptakan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya." 
(Qs: Al Furqaan:1-2)


Maha Benar Alah dengan segala Firman-Nya.

Semoga Bermanfaat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar