Translate

Sabtu, 20 Agustus 2016

Al Qur'an : Pedoman Bagi Manusia, Petunjuk dan Rahmat Bagi Kaum Yang Meyakini

Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya permulaan Al Qur'an. Bagi umat muslim pasti mengakui bahwa Al Qur'an adalah petunjuk. Bahkan tidak terhenti dengan petunjuk saja, Al Qur'an juga merupakan penjelasan terhadap petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang bathil. Demikian yang tertulis pada Al Qur'an surat Albaqarah ayat 185 :

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ َ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). 

Al Qur'an diturunkan oleh Allah Robbilalamiin maka janganlah sekali-kali kita meremehkan atau acuh tidak acuh terhadap Al Qur'an. Sebab orang-orang yang melalaikan Al Qur'an akan menyesal di akhirat kelak.

"Sesungguhnya Al Qur'an itu adalah bacaan yang sangat mulia. Pada Kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh). Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. Diturunkan dari Robbil Alamiin. Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al Qur'an ini?" (Surah Al Waqi'ah ayat 77-81).

Jazirah Arabiyah menjadi negara super power sebuah peradaban dengan konsep Rahmatanlil Alamin dalam waktu tersingkat yakni 23 tahun dari tahun 610-633 masehi. Dicetuskan oleh figur usawatun hasanah Nabiyullah Muhamamd SAW, dengan resep yang sangat ideal dan dengan manhaj yang tidak ada kurangnya yakni Al Qur'an. Al Qur'an yang diturunkan Allah yang Maha Pengatur Alam Semesta.

Nabiyullah Muhamamd SAW adalah pemimpin dunia yang disegani dan dicintai, kepala rumah tangga yang ditakuti kehilangannya, sahabat yang sangat setia. Nabiyullah Muhammad SAW hanya mengikuti manhaj/arahan Al Qur'an dalam semua perkataan, perbuatan dan ketetapannya.

Sebagaimana surah An Najm ayat 3-4 : "Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)".

Selanjutnya, "Aku bukanlah rasul pertama diantara Rasul-Rasul dan aku tidak mengetahui apa yang diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan", (Al Ahqaf ayat 9).

Al Qur'an adalah Hudan yang artinya petunjuk dari Allah untuk menuntun manusia kepada jalan yang lurus, jalan kebenaran, jalan keselamatan.

Maka dari itu, jika para mukmin ingin merasakan Rahmatanlilalamin? Ingin umat Islam menuju kemenangan? Ingin menjadi pengikut setia Nabiyullah Muhamamad SAW?. Tidak ada jalan lain dengan membaca Al Qur'an. Memahami isi kandungan Al Qur'an. Memuliakan Al Qur'an. Menghidupkan Al Qur'an. Beraqidah sesuai dengan Al Qur'an. Berpemimpin kepada Al Qur'an. Berakhlaq dengan Al Qur'an. Berpetunjuk kepada Al Qur'an.

Allah Subhanawata'alla tidak menetapkan seseorang untuk masuk Surga atau masuk Neraka. Tetapi Allah Subhanawata'alla menetapkan jalan ke Surga dan menetapkan jalan ke Neraka. "Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan" (Surah Al Balad: 10).

Maka hanya dengan Al Qur'an seseorang akan menempuh jalan keselamatan, jalan keridhaan-Nya, yaitu jalan yang lurus.

يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.
(Al-Ma'idah:16) kitab itulah Al Qur'an.

Sebagaimana surah An Najm ayat 3-4 : "Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)".

Selanjutnya, "Aku bukanlah rasul pertama diantara Rasul-Rasul dan aku tidak mengetahui apa yang diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan", (Al Ahqaf ayat 9).

Al Qur'an adalah Hudan yang artinya petunjuk dari Allah untuk menuntun manusia kepada jalan yang lurus, jalan kebenaran, jalan keselamatan.

Maka dari itu, jika para mukmin ingin merasakan Rahmatanlilalamin? Ingin umat Islam menuju kemenangan? Ingin menjadi pengikut setia Nabiyullah Muhamamad SAW?. Tidak ada jalan lain dengan membaca Al Qur'an. Memahami isi kandungan Al Qur'an. Memuliakan Al Qur'an. Menghidupkan Al Qur'an. Beraqidah sesuai dengan Al Qur'an. Berpemimpin kepada Al Qur'an. Berakhlaq dengan Al Qur'an. Berpetunjuk kepada Al Qur'an.

Allah Subhanawata'alla tidak menetapkan seseorang untuk masuk Surga atau masuk Neraka. Tetapi Allah Subhanawata'alla menetapkan jalan ke Surga dan menetapkan jalan ke Neraka. "Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan" (Surah Al Balad: 10).

Maka hanya dengan Al Qur'an seseorang akan menempuh jalan keselamatan, jalan keridhaan-Nya, yaitu jalan yang lurus.

يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (Al-Ma'idah:16)

Kitab itulah Al Qur'an.

Disusun oleh: Hamba Allah